Dr Pauleon Tan lulus pada tahun 2007 dari Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore (NUS) dimana ia juga memperoleh gelar Magister Kedokteran dalam Bedah. Dia kemudian menyelesaikan pelatihan spesialisnya dan menjadi Fellow dari Royal College of Surgeons di Edinburgh pada tahun 2016. Dia dianugerahi Penghargaan Kementerian Kesehatan Singapura – Health Manpower Development Plan (HMDP) dan melanjutkan pelatihan bedah kolorektal lanjutannya di salah satu dari 5 fasilitas kesehatan terbaik di Jepang, yaitu Saitama International Medical Center.
Dr Tan memiliki minat sub-spesialisasi dalam pembedahan kolorektal dan telah merawat banyak pasien dengan pembedahan usus besar, dubur atau rektum; baik metode bedah tradisional terbuka atau laparoskopi (melalui rute invasif minimal). Setelah menyelesaikan pendidikan di Jepang, Dr Tan telah mengasah teknik reseksi kolorektal D3 yang memungkinkan lebih banyak kelenjar getah bening diambil selama operasi kanker.
Setelah melayani di sektor publik selama lebih dari 15 tahun di berbagai rumah sakit termasuk Khoo Teck Puat Hospital (KTPH), Singapore General Hospital (SGH) and Tan Tock Seng Hospital (TTSH), Dr Tan berpengalaman dalam merawat kondisi bedah umum dan penyakit kolorektal. Ia berpengalaman dalam bedah invasif minimal dan endoskopi (gastroskopi dan kolonoskopi), termasuk reseksi endoskopi tingkat lanjut seperti Endoscopic Submucosal Dissection (ESD).
Kecintaannya juga dalam pencegahan kanker kolorektal melalui perubahan gaya hidup, deteksi dini dan pengangkatan polip. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur Klinis Colorectal Cancer Screening Programme di KTPH dan anggota komite Singapore Cancer Society Colorectal Cancer Awareness Campaign. Dr Tan juga pernah menjabat Surgical Department Lead of the Nutrition Workgroup di KTPH.
Sebelum memulai praktik pribadi, Dr Tan adalah anggota fakultas inti National Healthcare Group General Surgery Residency Programme – secara konsisten mendapat peringkat tinggi sebagai mentor dan guru yang dihormati oleh ahli bedah muda. Beliau juga pernah aktif mengajar mahasiswa kedokteran, menjabat sebagai Guru Klinis dan Dosen Tamu di Lee Kong Chian School of Medicine serta Dosen Klinis di Yong Loo Lin School of Medicine, NUS.
Dr Tan melakukan pendekatan yang dipersonalisasi karena setiap pasien memiliki latar belakang dan kebutuhan yang berbeda. Menggabungkan praktik berbasis data dengan teknik bedah dan endoskopi yang baik akan memberikan hasil terbaik bagi pasien.
Dr Tan fasih berbahasa Inggris, Mandarin, Melayu, Teochew, Hokkien, dan Kanton.